Jumat, 20 Desember 2013

OBAT PATEN VS OBAT GENERIK

Apa Itu Obat Paten...??
Adalah obat jadai dengan nama dagang terdaftar atas nama si pembuat (pabrik) atau yang di kuasakannya, dan di jual dalam bungkus asli dari pabrik pembuatnya. Selama masa berlaku paten, perusahaan farmasi yang memiliki hak paten dapat memproduksi obat tersebut. Perusahaan lai tidak diperbolehkan memproduksi dan memasarkan obat sejenis kecuali jika memiliki perjanjian khusus dengan pemilik hak paten. Setelah habis masa berlaku patennya, obat paten dapt di jual dalam bentuk obat generik.

Faktor yang menentukan obat paten menjadi mahal :
  1. Obat yang telah diberi hak paten tersebut tidak boleh di produksi dan dipasarkan generik oleh industri farmasi lain.
  2. Biaya riset, biaya produksi, biaya promosi dan biaya-biaya lain, semua di bebankan kepada pasien

Apa Itu Obat Generik..??
Adalah obat yang telah habis masa patennnya, sehingga dapat di produksi oleh semua perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti. Ada dua jenis obat generik, yaitu obat generik bermerek dagang dan obat generik berlogo yang dipasarkan dengan merek kandungan zat aktifnya (komponen utama obat), antara obat generik (baik berlogo ataupun bermerek dagang), persis sama dengan obat paten. Mutu obat generik tidak berbeda dengan obat paten karena bahan bakunya sama.

Kualitas sama dengan obat bermerek, mengapa harga obat generik lebih murah..??
  1. Harga obat generik dikendalikan pemerintah memalui Keptusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.03.01/Menkes/146/1/2010 Tentang Harga Obat Generik.
  2. Obat generik di jual dalam kemasan dengan jumlah besar
  3. Obat generik tidak memerlukan biaya kemasan yang tinggi. Seperti kita ketahui bahwa perbedaan antara obat generik dan obat bermerek hanya pada kemasan.

Sepuluh Pertanyaan Terbanyak Seputar FAM

1. Apakah FAM itu tumor..??
Secara umum FAM (Fibroadenomamamae) itu adalah tumor yang berarti benjolan seperti halnya dengan benjol di kepala karena terantuk yang juga disebut tumor. Namun secara onkologi (cabang ilmu kedokteran yang mempelajari perihal kanker), tumor adalah neoplasma atau suatu pertumbuhan baru yang liar, menembus jaringan sekitarnya malah dapat menyebar ke aliran darah.. Bedakan dengan kuku ataupun rambut yang juga tumbuh, teratur sesuai dengan jalurnya.

Dalam hal ini FAM bukanlah neoplasma tetapi merupakan penyimpangan atau kelainan dalam perkembangan payudara.

2. Apakah perlu operasi..??
Bila sudah pasti FAM maka operasi tidak diperlukan hanya saja untuk memastikannya memang diperlukan untuk memastikannya.

3. Kenapa FAM masih tumbuh bila sudah operasi..??
FAM adalah penyimpangan dari perkembangan payudara jadi selama itu ia masih bisa tumbuh. Operasi hanya untuk memastikan diagnosa dan bukan untuk menyembuhkan.

4. Bila sudah operasi dan hasilnya FAM, bila tumbuh lagi apakah perlu operasi..??
Memang sebaiknya begitu

5. Apakah bisa dipastikan tanpa operasi misalnya dengan USG..??
USG hanya bisa membedakan apakah tumor itu padat atau berisi cairan. Untuk memastikannya diperlukan pemeriksaan jaringan yang dilakukan oleh dokter ahli patologi.

6. Bagaimanakah pencegahannya..??
FAM tidak bisa dicegah karena ia berhubungan dengan pertumbuhan payudara.

7. Adakah makanan yang tidak boleh dimakan..??
Semua makanan bebas untuk dimakan asal jangan berkelebihan.

8. Apakah FAM bisa menjadi kanker payudara..??
Kanker adalah neoplasma (pertumbuhan baru yang liar) yang bersifat ganas karena dapat menyebar melalui darah. FAM adalah penyimpangan dari pertumbuhan normal payudara. Karena itu FAM tidak akan berubah sifat menjadi kanker. Namun kanker dapat tumbuh dimana saja termasuk di sekitar FAM. Karena itu pula kita harus yakin bahwa tumor itu adalah FAM.

9. Apakah ada bakat keturunan..??
Tidak. FAM bukan penyakit yang diturunkan. Hanya karena sama-sama (ibu dan anak) mengalami pertumbuhan payudara maka ibu seperti halnya dengan anak perempaunnya dapat menderita FAM.

10. Kalau tidak bisa maka dicegah apa yang harus dikerjakan..??
Waspada. Periksalah payudara secara berkala setiap bulan dan apabila ada kelainan segera periksakan ke dokter.